Inovasi Praktis Pesan Bahan Bangunan dan Sewa Alat Bangunan

Tiang Pancang Beton, Apa Sih Bedanya Dengan Pondasi Lain?

Kuat tidaknya sebuah bangunan sangat bergantung kepada pondasi di bawahnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa pondasi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh besar terhadap kualitas bangunan. Pondasi adalah struktur bangunan paling dasar yang memiliki fungsi untuk menyalurkan beban dari struktur di atasnya kepada lapisan tanah pendukung. Pembangunan pondasi sangat krusial dalam sebuah projek pembangunan rumah. Jika sebuah rumah dibangun tanpa memikirkan kualitas pondasi, hal tersebut akan membawa konsekuensi secara jangka panjang.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pondasi adalah salah satu faktor krusial dalam sebuah proses pembangunan. Pondasi adalah struktur bangunan paling bawah dan bagian terendah dari sebuah bangunan. Cara kerja pondasi ialah menahan beban dari struktur diatasnya, lalu disalurkan melalui elemen struktur horizontal atau vertikal. Beban ini lalu akan disalurkan ke tanah dasar.

Salah satu metode untuk memasang pondasi pada sebuah pembangunan adalah tiang pancang beton. Tiang pancang beton adalah salah satu jenis tiang pancang yang cukup sering digunakan dalam dunia konstruksi. Jenis tiang pancang ini terbuat dari beton. Tiang pancang bisa di cor langsung di lokasi projek atau kontraktor bisa mendapatkannya langsung dalam bentuk pracetak. Tiang pancang pracetak sudah dibuat sebelumnya dari sebuah pabrik. Jenis ini bisa dibuat menyesuaikan kebutuhan konstruksi, seperti kotak, silinder, ataupun persegi panjang.

Tentunya, dalam pemilihan pembangunan pondasi terdapat banyak pertimbangan. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan pondasi tiang pancang yang kamu harus tahu!

 

Kelebihan Tiang Pancang Beton

  1. Pembangunan menjadi lebih fleksibel
    Pondasi tiang pancang dapat digunakan pada berbagai macam jenis pembangunan. Dari pembangunan skala kecil seperti rumah residensial, hingga projek besar seperti gedung perkantoran. Bentuk struktur ini juga bisa dibuat sesuai dengan spesifikasi bangunan yang hendak dibangun. Selain itu, ukuran dan bentuk dari pondasi juga bisa disesuaikan sendiri. Hal ini sangat membantu kontraktor untuk menghemat waktu dalam proses konstruksi. Ditambah lagi, denah pondasi bisa diatur sesuai dengan rencana pembangunan. Maka dari itu, tiang pancang beton memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi kontraktor.
  2. Memperkuat struktur bangunan
    Penggunaan tiang pancang beton sebagai pondasi akan memperkuat struktur bangunan secara drastis. Pondasi metode ini sangat kuat karena beban struktur bangunan tersalurkan ke tanah. Karena hal tersebut, metode ini cocok untuk projek pembangunan pada daerah tepi pantai. Struktur bangunan kana menjadi sangat kokoh dan kuat terhadap erosi air laut.
  3. Daya tahan lebih lama
    Pondasi tiang pancang juga lebih tahan korosi. Oleh sebab itu, penggunaan struktur ini di Indonesia sangat direkomendasikan. Indonesia merupakan negara kepulauan beriklim tropis. Kondisi tanah seringkali lembab dan bersifat korosif, sehingga pondasi bangunan harus kuat dan tahan lebih lama. Metode ini tahan dari pelapukan, karat, dan dampak dari zat korosif. Pastinya, struktur bangunan akan tahan lebih lama jika menggunakan pondasi tiang pancang.

Kekurangan Tiang Pancang Beton

  1. Biaya lebih mahal
    Jika dibandingkan dengan tipe pondasi lainnya, metode tiang pancang akan memakan biaya yang lebih besar. Proses produksinya rumit dan harus dibuat di luar lokasi projek pembangunan. Selain biaya pembuatannya, kontraktor juga harus bisa mempertimbangkan alat khusus untuk pemasangannya. Proses pemasangan tiang pancang membutuhkan berbagai peralatan berat. Misalnya seperti pile driver, drop hammer, dan lain sebagainya.
  2. Proses perencanaan yang lama
    Pemasangan tiang pancang memerlukan perencanaan dan penghitungan matematis yang detail. Hal ini agar menjamin tidak akan terjadi kerusakan struktural yang diakibatkan oleh tidak meratanya pembagian beban pada bangunan. Pertimbangan dalam pemasangan tiang pancang beton sangat banyak karena kontraktor harus menyesuaikan dengan kondisi struktur tanah yang akan dibangun.

Itulah penjelasan singkat mengenai metode tiang pancang beton. Masih penasaran tentang permasalahan beton? Baca dulu artikel ini dari GoCement.

Blog lainnya

Ingin Atap Rumah Minimalis? Cek Artikel Di Bawah!

Jika kamu sedang mencari inspirasi untuk membangun rumah dengan atap rumah mininalis, baca terus artikel ini!

Simak 3 sewa alat pertukangan wajib untuk renovasi rumah!

Ketika renovasi, tidak hanya bahan dan material yang perlu kita persiapkan, tapi juga alatnya. Namun, sewa alat pertukangan apa saja yang kita butuhkan?

Cara Mudah Mengatasi Tembok Retak, Baca Dulu Artikel Ini!

Selain merusak estetika bangunan, tembok retak juga bisa menimbulkan bahaya lur! Gimana sih cara mengatasi tembok retak? Cek di sini!